Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Juni 2012

cinta

tangan mu melambai-lambai
memanggil aku dengan senyum

kau hampaskan napas panjangmu
ku gengam tangan mu dengan erat

kau bissikkan kepadaku
aku cinta pada muu

terdengar kata cinta 
I love you

Sabtu, 09 Juni 2012

saya anda semuanya

Anda adalah segalanya
Saya hati dan jiwa
Saya pikir saya telah menggali kuburan saya
Tapi Anda menarik saya keluar dari lubang

Saat Aku tersesat dalam gelap
Anda Shinning ringan saya
Anda memukul mundur kegelapan
Yang menghantui mimpi-mimpi saya dalam gelap

Anda kekuatanku
Yang membawa saya untuk hari esok yang berbeda
Anda harapan saya
Yang menggantikan kesedihan abadi saya

Anda penyembuh saya
Itu menyembuhkan bekas luka-lukaku
Anda malaikatku
Dikirim dari terang dari bintang

Ketika saya pikir tidak ada tambahan
Dan hidup saya di akhir suatu
Anda datang ke dalam hidup saya
Dan hatiku Anda mungkin tidak memperbaiki

Anda sukacitaku
Yang dijejalkan jantung kosong saya
Engkau telah menciptakan seluruh hidup saya
Ketika benar-benar terkoyak

Ketika saya menemukan Anda
Saya bebas dari siksaan semua
Anda malaikatku
Itulah surga yang dikirim

Maksudmu seperti bagi saya
Anda adalah satu-satunya saya ingin
Anda adalah segalanya utuk saya

Kamis, 10 Mei 2012

kecemburuan

Kecemburuan ini,

tiba-tiba muncul pada saat aku melihatmu diterima oleh siapa saja ditambahkan dari saya,

Aku tidak bisa melakukan apapun,

Saya canggung untuk mengantisipasinya,

Saya berkenalan dari,

Aku bukan kekasih,

Tepat penderitaan masalah diklaim,

Meskipun aku sanjungan kasih banyak,

Namun,

Pujian saya untuk ini, saya tidak bisa luapkan kepada Anda,,

Mari, saya sendiri merasa semua ini,

Mari,, pemujaan saya untuk Anda Saya aktif dalam dada ini,

Sabtu, 05 Mei 2012

 judul : sedih




senja tenda mega

gerimis berjalur hari penampilan

yang memiliki hati yang robek

air mata hujan dibasahi

Ada perpisahan tidak seperti

tetesan darah yang Anda tinggalkan

sebuah kesedihan di hati

Ya Allah .....

dia ditempatkan di surga-Mu

mengatur urusan adalah kami

dengan-Mu sanjungan dan Ridha

Amien.

judul : cukup sampai di sini




Lie sangat mengagumkan jika itu keluar dari bibir mu, ..

Pengkhianatan yang terlihat sebenarnya wajar jika Anda melakukan, ..

Jadi sederhana Anda peti mati petualangan mengagumkan kami ..

Jadi sederhana yang Anda katakan ... kita "cukup sampai di sini."

Saya suka kecelakaan kaki untuk berdiri

Saya suka kecelakaan mata untuk melihat

Bagaimana saya bisa mengabaikan Anda ...

Di mana saya harus menempatkan diri saya untuk melihat ini jika Anda ...

Yang aku tahu, janji-janji dan impian dapat muncul tidak akurat terbaik, ..

Yang saya apersepsi  semua hal yang sudah manis, sekarang marah menjadi sakit yang sebenarnya ..

Untuk ketajaman beberapa Anda mengubah kasih sayang Anda kepada saya ..

Untuk ketajaman beberapa tidak ada adventif tambahan bagi saya ..

Apakah Anda memutuskan secara hukum mengapa begitu sederhana untuk pemujaankita ..

Bahkan sampai hari ini untuk beberapa kecerdasan Anda tidak pernah mengatakan, apa akuntabilitas saya ..

Minggu, 22 April 2012

Surat untuk Mama yang di Surga

Telah lama aku telusuri kalbu yang selama ini menutupi rasa keinginan untuk memeluk mu,
Namun..
Apa daya hasrat ini yang hanya bisa melihat walau kau tak terlihat di INDRA ku,
Bertahun lama nya aku mencari penganti sosok diri mu dalam jiwa ku,
Namun,, hanya lah sajak2 yang menjadi saksi dalam kesaksian dukaku,
Aku selalu menemui mu di kebun-kebun yang indah itu,
Memandangi intelejensi mu, dan memahami makna kesunyian mu,

Setiap kunjungan ku memberikan hal yang baru dan halaman2 yang baru,
Namun Yang dapat aku fahami hnyalah setitik makna
Yang tak dapat aku kerjakan dengan tuntas,
Di balik bunga-bunga mawar itu aku hanya tersenyum melalui batu nisan mu,
“untuk mengenang kisah dan kenangan kita”

Aku selalu berupaya bercerita dalam keseharian ku pada mu,
Namun kau tak terlihat untuk mendengr kan segala bahagia dan duka ku,
Aku selalu mendatangi mu dengn kisah-kisan ku yang baru,,
Namun kau hanya diam dan tak akan pernah mendengarkan saran terbaik mu,
Dan aku pun sempat membawakan MIMPIMU,
Namun,, tawa yang aku harap kan tak pernah jelas terlihat,

Aku disini menunggu, kapan kau bisa kembali, walau hnya dalam mimpi pertanda berita untuk ku,
Kau akan sellu ada dalam jiwa ku,
Karna kau takan pernah terganti,,
Setiap burung bul-bul bernyanyi,

Aku ingat semua lantunan seribu bahasa mu yang membuat ku merinding di saat aku meneteskan air mata dalam peristirahatan mu,
Namun aku tersadar,
Rangkulan tangan mu, genggaman jemari-jemari mu,,
Dan segala yang telah pernah kau beri untuk ku,,
Hanya lah sejuta kenangan yang hanya bisa ku susun rapi dalam diary hidup kita
Dan akhir nya Aku hnya bisa terdiam dan terpaku,
Bagaikan merak yang kehilangan bulu nan indah……
(Tolong jaga DIA ya SYURGA, Dan slam untuk MAMA disana,,)
30 Nov 2011
Created By : Rida Adella pratiwi

Read more: Surat untuk Mama yang di Surga | Puisi Surat untuk Mama yang di Surga

Sabtu, 18 Februari 2012


BUNGAKU

Saat bunga mekar di taman
Ku petik dan kubawah pulang
Ingin ku jadikan penhias hati yan g paling dalam
Kupetik bunga dua pucuk di taman
Bunga melati dan bunga cempaka
Bukanya ingin mendua tapi aku mengagungi dua pucuk bunga dengan sepenuh jiwa
Tapi ketika bunga ku bawah pulang
Bungaku layu ditengah jalan
Dan kini bungaku tak dapat menjadi bunga penghias bunga hati yang paling dalam
            Biarkan bungaku layu ditengah jalan
            Dan tinggalkan sejuta kenagngan
            Walaupun itu menyakitkan
Aku pun mengerti kecintaan itu
Tak semestinya terus memiliki


                              DERAI DERAI CEMARA
cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

                  aku sekarang orangnya bisa tahan
                  sudah berapa waktu bukan kanak lagi
                  tapi dulu memang ada suatu bahan
                  yang bukan dasar perhitungan kini

hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah

                                                           puisi: chairil anwar



                        PUISI KEHIDUPAN
Hari hari lewat, pelan tapi pasti
Hari ini aku menuju satu puncak tangga yang baru
Karena aku akan membuka lembaran baru
             Untuk sisa jatah umurku yang baru
             Daun gugur satu-satu
             Semua terjadi karena ijin Allah
             Umurku bertambah satu-satu
Semua terjadi karena ijin Allah
Tapi… coba aku tengok kebelakang
Ternyata aku masih banyak berhutang
Ya, berhutang pada diriku
             Karena ibadahku masih pas-pasan
             Kuraba dahiku
             Astagfirullah, sujudku masih jauh dari khusyuk
             Kutimbang keinginanku….
Hmm… masih lebih besar duniawiku
Ya Allah
Akankah aku masih bertemu tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
Akankah aku masih merasakan rasa ini pada tanggal dan bulan yang sama di tahun depan?
           Masihkah aku diberi kesempatan?
          Ya Allah….
          Tetes airmataku adalah tanda kelemahanku
           Rasa sedih yang mendalam adalah penyesalanku
Astagfirullah…
Jika Engkau ijinkan hamba bertemu tahun depan
Ijinkan hambaMU ini, mulai hari ini lebih khusyuk dalam ibadah…
Timbangan dunia dan akhirat hamba seimbang…
           Sehingga hamba bisa sempurna sebagai khalifahMu…
           Hamba sangat ingin melihat wajahMu di sana…
           Hamba sangat ingin melihat senyumMu di sana…
           Ya Allah,
Ijikanlah

                                                                  puisi chairil anwar




untuk ibu

   Ibu...
                                                                  adalah wanita yang telah melahirkanku
                                                                  merawatku
                                                                  membesarkanku
                                                                  mendidikku
                                                                  hingga diriku telah dewasa

Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu

Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes